Cyber HackinG™ | Komunitas Forum Indonesia
CYBER HACKING™

© 2009-2013

==========================================

Selamat datang di forum

Cyber HackinG™

FREE Forum, Download Center, Aplikasi, Softwares, Handphone, Smartphone, PC, Trick and Tips & Trick Internet Gratis TELKOMSEL, TSEL FB, INDOSAT, THREE AXIS, XL, SMARTFREEN dll.

Silahkan REGISTER Dahulu.

=========================================


Perlu di Ingat bahwa MEMBER diharuskan

LOGIN
untuk mengunduh kontent didalam forum, dan untuk melihat image yg ada.

Contact Email : ch.indoforum@gmail.com

============================================
Copyright © Cyber HackinG™ 2009-2013.




FREE Forum, Download Center, Aplikasi, Softwares, Handphone, Smartphone, PC, Trick and Tips & Trick Internet Gratis TELKOMSEL, TSEL FB, INDOSAT, THREE, AXIS, XL, SMARTFREEN dll.
 
IndeksCalendarFAQPendaftaranLogin

Share | 
 

 Utak–Utik Siapa Sebenarnya Dalang Perusak Sepak Bola Nasional Kita!!

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
Asolole
Lamer
Lamer



PostSubyek: Utak–Utik Siapa Sebenarnya Dalang Perusak Sepak Bola Nasional Kita!!   Wed Nov 30 2011, 18:08


Kelompok LPI===>dengan Djohar & AP CS atau kelompok LSI dengan Djoko Driyono & NB CS ???

Mari kita diskusikan secara cermat,
obyektif dan fair sesuai fakta fakta
dan track record yang ada

Persamaan LPI dan LSI
- Sama sama membuat liga tandingan
karena kecewa dengan kepemimpinan
di era nya masing masing
- Sama sama tidak diakui FIFA dan AFC.
Dan sama sama kompetisi Ilegal
menurut PSSI di eranya masing masing
- “Mungkin” keduanya sama sama
bermuatan politis
Perbedaan LPI dan LSI
A. Dulunya LPI membuat liga tandingan
karena kecewa dengan kepemimpinan
PSSI era Nurdin / Djoko Driyono CS ,
dan apa yang membuat mereka
kecewa ??? yaitu pelanggaran2 dari yg
ringan sampai pelanggaran berat/
major, selama memimpin 2 periode
( kurang lebihnya ada 12 items):
1. Melanggar telak statuta FIFA pasal 33
yang berisi larangan untuk menjadi
anggota organisasi sepak bola bagi
orang yang pernah terjerat kasus
kriminalitas.
2. Menentang peringatan Presiden
FIFA , Sepp Blatter utk segera
mengganti Nurdin dan memelintir
statuta FIFA / pembohongan publik , ini
juga pelanggaran telak thd Statuta
FIFA/PSSI
3. Suap dan pengaturan skor
merajalela, terutama di PSSI daerah,
wilayah Divisi Utama , Divisi I, II,III.
4. Laporan pertanggung jawaban APBN
dan PT LI sebagai pengelolah liga yang
tidak transparan , bahkan tidak mau di
audit., Keuangan dari APBN ,hasil tiket ,
sponsor , hak siar TV , denda2 klub dari
komdis entah kemana laporannya??
5. Hutang puluhan milyar tanpa jelas
untuk apa? kemana arahnya ? tidak
ada laporannya?
6. Prestasi teamnas yang terus
merosot / Peringkat FIFA yg turun
terus
7. Pertama kali gagal lolos ke putaran
final piala asia 2011 sejak tahun 1996
8. Praktis selama 8 tahun
kepemimpinan Nurdin dan Djoko
driyono CS ( 2 periode), tidak ada
satupun prestasi diukir team nasional.
Bahkan pernah teamnas U-21 pernah
dikalahkan oleh Laos team terlemah di
asia tenggara.
9. Fairplay yang sangat rendah ,
pertandingan dikompetisi LSI pernah
diulang sampai 4 X , hanya untuk
menyelamatkan klub Pelita jaya dari
jurang degradasi ; beberapa klub selalu
mendapat penalty ; menit terakhir
injury time Arema V Persebaya , tidak
ada pelanggaran berarti apapun ,
tetapi wasit olihadi dari tangerang
meniup pluit menunjuk titik putih
untuk Arema.
10. Pencarian bakat dan bibit muda
yang sangat minim
11. Kompetisi dengan ijin kepolisian
selalu susah , bentrokan antar
supporter sering terjadi
12. PSSI LSI Sering mengadakan
Kongress tertutup, sampai2 wartawan
saja di larang masuk , apa yang ditutup
tutupi ??

B. LSI membikin liga tandingan karena
kecewa dengan LPI dan Djohar CS
karena , ( hanya 2 items) :
1. Katanya LPI melanggar statuta dan
Kongres Bali tentang 6 klub
“gratisan” yang akan ikut kompetisi
level tertinggi, faktanya padahal sudah
jelas, di statuta tidak ada sangkut
pautnya dengan jumlah peserta
kompetisi , tetapi statuta membahas
peserta kongress , utk lebih jelasnya
silahkan lihat Pasal 23 : Peserta Kongress
Kongress diikuti 108 ( seratus delapan)
peserta sebagai berikut :
a. 18 (delapan belas ) peserta dari klub
klub super Liga ; satu suara setiap
peserta.
Dan juga pihak FIFA dan AFC juga tidak
mempermasalahkan jumlah klub ,
mereka menjelaskan untuk
berkompetisi minimum 10 klub dan
maximum terserah asalkan bisa
memanagenya.
2. PSSI tidak lagi mengakui PT LI
sebagai pengelola kompetisi
- Mengapa PT LI dicabut mandatnya
selaku pengelola kompetisi : Alasannya
PSSI sama sekali tidak pernah
mendapatkan hasil Audit dan Laporan
dari PT LI , dimana banyak terjadi
defisit dan hutang puluhan milyaran
akibat roda kompetisi sebelumnya yg
dikelola PT LI ( CEOnya Djoko Driyono &
Andi DT) ,
Dalam hal ini PT LI ( Djoko driyono &
Andi D T) sama sekali tidak mau di
audit dan hasil Laporannya entah tidak
jelas kemana ???
Bagaiimana mau hand over ?? kalau
defisitnya tanpa pertanggung jawaban
yang Jelas , Untuk itu PSSI dengan
EXCOnya membentuk PT LPPI sebagai
pengelola baru IPL
( Lihat statuta PSSI Pasal I , ayat 2
berbunyi , Badan Pengelola Liga
Indonesia dibentuk oleh EXCO utk
melakukan pengelolahan dan
pendayagunaan kompetisi nasional)
Dari hanya 2 item diatas, sama sekali
tidak ada satupun kekecewaan
kelompok LSI yang melanggar statuta ,
Lho??? Terus mengapa bikin LSI Liga
tandingan ??? Silahkan jawab sendiri yach..::D

C. Dulu LPI dalam menjalankan
kompetisinya, klub2 itu murni kecewa
dg PSSI LSI era Nurdin &Djoko Driyono
CS ( yaitu klub Persebaya , Persema ,
Persibo dan PSM, ) dan LPI sama sekali
tidak mengganggu atau menggerilya
klub2 anggota PSSI LSI lainnya untuk
bergabung dengan kompetisnya LPI,
melainkan LPI lebih fair dengan
membuat klub2 PT baru berbadan
hukum konsorium seperti Manado
united , Bali FC , Cendrawasih Papua ,
Semarang United , Bogor FC , Batavia
FC , Aceh United dsb , sehingga praktis
hanya klub Persebaya saja yag terjadi
dualisme

D. Kalau LSI dalam menjalankan
kompetisinya adalah mengganggu /
menggerilya klub klub anggota PSSI yg
sudah mau akan bergabung ke LPI ,
dan, hasilnya Persipura , Mitra Kukar ,
Persib bandung , PSMS medan yang
sudah hampir pasti bergabung dengan
LPI pada, akhirnya membelot lebih
memilih LSI dan juga banyak klub2
besar menjadi korban dualisme,hasil
gerilyanya LSI ( Arema, Persija , PSMS
medan , bahkan Persib pun hampir saja
terjadi dualisme)

E. LPI dulunya mendapat persetujuan
dari BOPI dan Menteri Olahraga ,

F. Sedangkan LSI sampai sekarang tidak
mendapat persetujuan BOPI kecuali ttd
perijinan yg ditanda tangani oleh ketua
PSSI, dan Menteri Olahraga .

G. Dulu ketika kompetisi LPI berjalan,
semua pihak LPI mendapat sangsi
berat dari PSSI LSI era NB cs , baik itu
klub , management ,pemain, pelatih,
wasit , perangkat pertandingan bahkan
certifikat kepelatihan dari AFC , FIFA
pun tidak diakui ? apa wewenangnya
PSSI ?? dan sampai urusan immigrasi
pun PSSI LSI Nurdin/Djoko Driyono CS
ikut campur tangan agar pemain asing
yg bermain di LPI dicekal tidak boleh
bermain.

H.PSSI LPI Era Djohar CS lebih bijak,
hanya klub LSI dan management yg
mendapat sangsi, tetapi pemain masih
diberi kesempatan bermain di teamnas
meskipun ikut liga ilegal.

I. Semua klub2 LPI tanpa terkecuali
benar- benar melangkah menuju Sepak
bola industri, tanpa APBD uang

J. Di LSI Djoko driyono CS , ada sebagian
klub2 LSI yang masih ingin mendapatkan dana APBD untuk pembiayaan klubnya .( Persiba ,Persisam , Persidafon , Persiwa
wamena, Persipura ) mereka berkedok ikut kompetisi Profesional tapi masih menginginkan UANG RAKYAT.

K. Dulunya Selama LPI berkompetisi ,
LPI tidak sekalipun mengganggu
jalannya pertandingan kompetisi LSI,
baik Hari dan Tempat jadwalnya diatur
supaya tidak bersamaan/ bertabrakan
dengan Kompetisi LSI.

L. Di LSI sengaja mencoba untuk
mengganggu jalannya kompetisi LPI yg
baru mulai, yaitu dengan cara
menyamakan Jadwal/ tanggal hari dan
tempat yg sama saat klub LPI bermain
dengan mengadakan turnament
pertandingan Inter land cup dipapua ,dan turnament segitiga Persija,Sriwijaya , PSMS, diJakarta Dan hasilnya ada beberapa pertandingan LPI yang gagal dilaksanakan.

M. Dulunya LPI ditentang keras PSSI LSI
era Nurdin/Djoko Driyono Cs , karena
menggelar liga tandingan dan berteriak
keras takut akan sangsi FIFA.

N. Sekarang mereka sendiri LSI kembali
menjilat ludahnya sendiri , juga
menggelar liga tandingan , tanpa
peduli juga takut sangsi FIFA

O. Ketika LPI Djohar CS “menggratiskan” PSMS medan masuk ke kompetisi level tertinggi , LSI Djoko Driyono CS bersuara lantang dan menentang keras.

P.Kini LSI Djoko Driyono CS menjilat
ludahnya sendiri lagi dengan memasukan team gratisan juga PSMS medan dan Gresik United ke kompetisi LSI level tertinggi.

Q.Saat sekarang LPI manual liga dan
jadwalnya masih amburadul

R.Untuk LSI saat sekarang Manual liga
dan jadwalnya belum direlease, bisa jadi sama-sama amburadulnya dengan LPI , tetapi bisa jadi akan lebih baik dan bagus dari LPI, wait and see aja...

S. Dulu semua pertandingan LPI ,mendapat ijin dari kepolisian dan pertandingan lancar2 saja tanpa kendala berarti

T. Sekarang Pertandingan LSI , katanya
sudah mendapat persetujuan dan ijin dari polisi ,tetapi belum terbukti pelaksanaannya , wait and see saja

U. LPI kecewa dan membuat Liga
tandingan karena acumulatif selama 8
tahun (2 periode) , kompetisi berjalan
tidak fair ,pelanggaran berat statuta.

V. LSI kecewa dan membuat liga
tandingan , padahal PSSI era Djohar CS
baru berumur 5 bulan ,dan kompetisi belum dimulai dan hanya 2 item yg
menurut penulis bukan suatu pelanggaran berat yang menjadi alasannya mereka untuk menggelar LSI Liga tandingan , itupun 2 item minor tsb , belum jelas alasan yang konkret dan dasar hukumnya apa ??? apakah pantas menggelar Liga tandingan hanya karena 2 item minor tsb dan kompetisi belum mulai sudah mendapat penilaian lebih dengan raport merah semua ??

Dari data-data dan fakta diatas (items A sampai V)
seharusnya kita bisa membandingkan dan menyimpulkan sendiri siapa yang memiliki nilai positif yg lebih dan siapa yang memiliki nilai negatif yg lebih banyak atau kelompok mana yg benar2 menyuarakan perubahan dan kelompok mana yg menjadi perusak Sepak Bola nasional kita ??
Kita jangan sampai terjebak dengan
kelompok2 tertentu, tetapi sebagai
suporter kita harus tetap kritis dan bisa melihat secara obyektif dan fair fakta2 yang ada, kelompok mana yg banyak minusnya dan kelompok mana yg banyak positifnya ?
Kalaupun kedua kelompok tsb semuanya jauh dari sempurna , setidaknya kita bisa mensupport sekaligus mengkritisi kelompok mana yg terbaik diantara dua kelompok tsb,dan tentunya kelompok yg
mempunya fakta dan track record nilai
positifnya yang lebih banyak !
Dan Yang terpenting juga , kelompok
yang benar2 menyuarakan perubahan ,juga masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan2 yg harus trus dikritisi... agar kinerjanya lebih baik lagi demi persepakbolaan nasional kita menuju era Industri Sepak bola !!!

SALAM HANGAT ..GARUDA DI DADAKU

Notes:
INGAT... JANGAN MAU DI BODOHI JURAGAN
@FDSI
Kembali Ke Atas Go down
 
Utak–Utik Siapa Sebenarnya Dalang Perusak Sepak Bola Nasional Kita!!
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1
 Similar topics
-
» Salah Siapa?
» Toko Sepatu Import Murah, Running, Tennis dan Basket serta Bola
» Jual Jaket Bola (ori), Jaket Kulit, Sweater, Cardigan, Barang Import, dijamin mulusss
» Billyard..
» Global Warming itu pembodohan massal!

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
Cyber HackinG™ | Komunitas Forum Indonesia :: ZONA HOBY & FUN :: Olah Raga-
Navigasi: